Pages

Ketan "Perekat Ikatan"

Kamis, 12 April 2012


Minggu lalu, di rumahku ada pengajian kelompok haji orang tuaku. Sebagai tuan rumah, pasti kami mempersiapkan segala sesuatu yang diperlukan, tak terkecuali makanan untuk dihidangkan. Walaupun sudah memesan snack di salah satu tempat catering, kami tetap membuat makanan kecil sebagai tambahan, yaitu ketan lemper.

Seperti namanya, lemper dibuat dari beras ketan yang sudah dimasak dengan santan kelapa suapaya gurih. Cara membuatnya pun sederhana. Pertama, ambil kira-kira sekepal ketan, kemudian dibentuk pipih. Setelah itu, beri abon sapi secukupnya sebagai isi di dalamnya. Kemudian, gulung dan bentuk memanjang seperti arem-arem, beri penjepit lidi di kedua ujungnya. Gulungan-gulungan ketan lemper harus dikukus kembali agar tahan lama sampai keesokan harinya.







Dalam kebudayaan Jawa, biasanya ketan lemper menjadi makanan wajib di acara pernikahan. Bukan hanya karena rasanya yang enak, tetapi ternyata ada filosofinya juga. Ketan berarti “ngraketke ikatan” atau “merekatkan ikatan”. Ketan lemper digunakan sebagai simbol perekat hubungan agar langgeng dan sampai akhir hayat. Wah, so sweet yaaa…!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Komentator tolong tinggalin nama ya..! Makasih :)

 
FREE BLOGGER TEMPLATE BY DESIGNER BLOGS