Pages

Idul Fitri Pertama Setelah Merantau

Jumat, 15 Juli 2016



Yeay akhirnya aku merasakan mudik. Walaupun bukan literally mudik macet-macetan berjam-jam seperti yang selama ini aku bayangkan. Tapi kasian juga kalau macetnya sampai berhari-hari macam di Brexit kemarin. Eh, aku pernah ngerasain macet juga ding lebaran ini, sewaktu di Grobogan, tapi kan bukan aku yang nyetir jadi ya woles aja aku masih bisa bobok di mobil hahaha. Pernah ngerasain nyelip-nyelip juga di antara kendaraan besar termasuk Bus Mira sewaktu motoran di jalan raya Sragen – Solo. Capek sih, pegel pegang gas dan kopling plus harus waspada injak rem. Bahkan sempat ditertawai mas-mas penunggang Vixion waktu aku beberapa kali mati mesin karena sudah gagal fokus.

Idul fitri ini aku merasa lebih bahagia daripada yang pernah aku lalui sebelumnya. Aku senang bisa bertemu dengan teman-temanku dari zaman SMP, SMA, kuliah, dan diklat. Dari yang masih sama-sama jomblo sampai yang sudah punya momongan. Bahkan ada beberapa yang belum sempat aku temui namun mereka sudah harus kembali ke tanah perantuan masing-masing. Senang rasanya bisa bertemu dengan mereka setelah sekian lama. Saling berbagi kabar terkini di kehidupan masing-masing sampai mendengarkan masukan yang tulus dan tidak menggurui.

Pun aku masih diminta menemani ibuku sowan kepada kerabat yang lebih tua. Saat aku mencoba protes kenapa harus aku yang ikut dan bukan saudaraku yang lain, ibuku menjawab dengan enteng, “Biar nanti kalau kamu nikah, mereka tahu kamu yang mana.”

Yaelah masih jomblo juga. Cobaan jomblo di hari lebaran memang luar biasa. Bisa ditebak dong pasti pertanyaan seperti apa yang diajukan para kerabat kepadaku setelah, “Ini yang kerja di Sulawesi itu?” Dan aku Cuma bisa nyengir kuda dan gelendotan di pundak orang tua. Biar dibilang masih masih muda dan belum pantes buru-buru nikah. Beberapa orang terutama yang tidak tahu aku kelahiran tahun berapa, memang terjebak dengan image manis manja itu hahaha.

Tuhan, terima kasih Kau izinkan aku menikmati Idulfitri ini bersama keluargaku. Siapa tahu tahun depan aku bisa merayakan dengan keluarga yang lebih lengkap lagi. Kau tahu maksudku kan, Tuhan Yang Maha Baik?

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Komentator tolong tinggalin nama ya..! Makasih :)

 
FREE BLOGGER TEMPLATE BY DESIGNER BLOGS